Head Office

Jl Ahmad Yani No. 124 Mojosari Mojokerto Phone 082-3300-24246 / 0856-321-62-68

Senin

Pengertian Pembelajaran Konstektual / CTL (Contekstual Teaching and Learning)


Pembelajaran Kontekstual atau Contextual Teaching and Learning (CTL) merupakan konsep yang membantu Guru mengaitkan antara materi yang diajarkannya dengan situasi dunia nyata dan mendorong peserta didik membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan mereka sebagai anggota keluarga dan masyarakat. Pembelajaran konstektual merupakan prosedur pendidikan yang bertujuan membantu peserta didik memahami makna bahan pelajaran yang mereka pelajari dengan cara menghubungkannya dengan konteks kehidupan mereka sendiri dalam lingkungan sosial dan budaya masyarakat.
Istilah lain yang dikenal untuk pembelajaran konstektual yaitu Experiental Learning, real word education, dan learned center instruction. Secara garis besar asumsi pembelajaran tersebut adalah:
  1. belajar yang baik adalah jika peserta didik terlibat secara pribadi dalam pengalaman belajarnya
  2. pengetahuan harus ditemukan peserta didik sendiri agar mereka memiliki arti atau dapat membuat distingsi berbagai perilaku yang mereka pelajari
  3. peserta didik harus memiliki komitmen terhadap belajar dalam keadaan paling tinggi dan berusaha secara aktif untuk mencapainya dalam kerangka kerja tertentu
Pembelajaran Kontekstual atau CTL juga mempunyai beberapa prinsip utama dalam penerapan dan aplikasinya antara lain:
  1. Saling ketergantungan : merumuskan bahwa kehidupan ini sebagai sebuah sebuah system yang antara bagian satu dengan yang lain saling berkaitan.
  2. Diferensiasi : merujuk pada entitas-entitas yang beraneka ragam pada kehidupan sehari-hari
  3. Pengaturan Diri : prinsip ini mendorong pentingnya peserta didik mengeluarkan seluruh potensi yang dimilikinya.
Daftar rujukan:
Agus Suprijono.2009.Cooperative learning.yogyakarta:pustaka pelajar








0 komentar:

Posting Komentar

 
Powered by Blogger