Head Office

Jl Ahmad Yani No. 124 Mojosari Mojokerto Phone 082-3300-24246 / 0856-321-62-68

Selasa

Korupsi..!!! Warisan Tradisional Sejak Masa VOC


Kasus Gayus dan beberapa tindakan Korupsi di tanah air merupakan suatu permasalahan yang seolah tidak ada pernah habisnya. Korupsi yang berkembang semakin subur dewasa ini, pada dasarnya juga tidak dapat dilepaskan dari peristiwa Sejarah Bangsa Indonesia di masa lalu. Bagi mayoritas masyarakat Indonesia, pasti beranggapan bahwa penyakit Korupsi yang mengakar kuat sebagai bentuk budaya baru bangsa Indonesia merupaka warisan Rezim Orde Baru yang pernah berkuasa selama lebih kurang 3 dasawarsa.

Anggapan tersebut memang tidak ada salahnya, namun bila melihat perjalanan sejarah bangsa Indonesia sebenarnya budaya korupsi dimunculkan pertama kali oleh Vereenigde Oostindische Compagnie (Perserikatan Perusahaan Hindia Timur atau Perusahaan Hindia Timur Belanda) yang kemudian dikenal dengan sebutan VOC. Perdagangan Rempah-rempah di Nusantara yang berhasil dimonopoli VOC membuat keuangan perusahaan dagang Belanda tersebut meningkat pesat, namun seiring dengan berjalannya waktu karena gaji pegawai VOC baik Pegawai Asli Belanda maupun Pegawai Pribumi yang kecil sehingga membuat beberapa pegawai VOC tersebut memberanikan diri untuk melakukan manipulasi keuangan sehingga dari sinilah awal mula munculnya budaya  korupsi di tanah air.

Keberhasilan beberapa pegawai tersebut akhirnya memicu tindakan yang sama dari pegawai yang lain, budaya korupsi yang sudah menjalar dengan kuat di tubuh VOC akhirnya membuat VOC resmi dinyatakan bangkrut pada 17 Maret 1798. melihat contoh nyata VOC ini marilah kita bersama-sama membunuh budaya Korupsi higga ke akar-akarnya sebelum negeri Indonesia tercinta ini bangkrut seperti VOC.










0 komentar:

Posting Komentar

 
Powered by Blogger