Head Office

Jl Ahmad Yani No. 124 Mojosari Mojokerto Phone 031-34599414 / 0856-321-62-68

Minggu

Pengertian dan Fungsi Motivasi Bagi Peserta Didik (Lerning Motivation)


Penggunaan Metode atau Model Pembelajaran PAIKEM seperti Talking stick, Example non example dll haruslah ditunjang dengan pemberian motivasi yang tepat guna bagi peserta didik. Motivasi adalah pemberian stimulus atau rangsangan yang berupa dorongan, saran atau anjuran kepada peserta didik dengan tujuan meningkatkan semangat belajar peserta didik. Pilihan strategi Memotivasi dapat didasarkan pada berbagai perspektif. Dalam Perspektif behavioral misalnya imbalan atau hukuman eksternal merupakan kunci dalam menentukan motivasi peserta didik, sedangkan dalam perspektif humanitis cara memotivasi peserta didik lebih terasa lunak yaitu motivasi mengarahkan pada kapasitas peserta didik untuk mengembangkan kepribadian dan kebebasan untuk memilih nasib mereka. Pandangan ini sangat terkait dengan pemikiran Abraham Maslow bahwa kebutuhan dasar tertentu harus dipuaskan dahulu sebelum kebutuhan yang lebih tinggi.

Dalam perspektif kognitif pemikiran peserta didik akan memandu motivasi, sehingga motivasi internal sangat merupakan hal yang sangat penting. Perspektif ini merekomendasikan agar peserta didik diberikan lebih banyak kesempatan dan tanggung jawab untuk mengontrol hasil prestasi mereka sendiri.
Upaya Pemberian motivasi terhadap peserta didik di kelas bila mengacu pada beberapa perspektif di atas dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut:
  1. Luangkan waktu untuk berbicara dengan peserta didik dan beri penjelasan bahwa aktivitas pembelajaran yang mereka lakukan adalah hal yang sangat penting.
  2. Bersikaplah penuh perhatian, perhatikan perasaan peserta didik saat mereka disuruh untuk melakukan sesuatu yang tidak ingin mereka lakukan.
  3. Kelola kelas secara efektif, usahakan peserta didik bisa membuat pilihan personal. Biarkan mereka memilih topik sendiri, tugas menulis dan proyek riset sesuai dengan minat mereka.
  4. Ciptakan pusat pembelajaran, peserta didik belajar sendiri atau kolaboratif dengan peserta didik lainnya.
  5. Bentuklah kelompok minat, bagilah peserta didik kedalam kelompok-kelompok minat dan biarkan mereka mengerjakan tugas riset yang relevan dengan minat mereka.








1 komentar:

fransisca wulandari mengatakan...

terima kasih sdh membantu,,;)

Poskan Komentar

 
Powered by Blogger