Head Office

Jl Ahmad Yani No. 124 Mojosari Mojokerto Phone 082-3300-24246 / 0856-321-62-68

Rabu

Haruskah 1 tahun Pemerintahan SBY-Boediono diperingati dengan Demonstrasi..!!


SBY-Boediono merupakan pasangan Presiden dan Wakil Presiden yang terpilih dengan sistem pemilihan secara langsung serta terpilih hanya dalam satu kali putaran. Hal ini sudah cukup membuktikan bagaimana kapasitas dan kharisma seorang SBY dimata rakyat. setelah satu tahun masa pemerintahan SBY-Boediono banyak orang terutama kaum Mahasiswa menyuarakan ketidakpuasan terhadap kinerja pemerintahan SBY, dan protes inipun rencananya akan digelar pada hari ini yaitu tgl 20-10-2010.
Protes atau demo besar-besaran akan diadakan serentak diseluruh tanah air dengan di motori oleh Mahasiswa, namun yang harus digarisbawahi adalah "apa point utama yang ingin disampaikan.? jangan sampai dalam demo tersebut berisi penghinaan terhadap Presiden atau menyamakannya dengan hewan seperti beberapa waktu yang lalu, atau mungkin keinginan untuk melakukan penggulingan pemerintahan seperti pada tahun 1999?
Hal-hal semacam itu sudah seharusnya tidak dibahas lagi dalam demo kali ini, karena Pemerintahan yang dihadapi adalah pemerintahan yang sah berdasarkan hasil pemili secara langsung dan sah menurut yuridis formal. disamping itu Presiden saat ini yaitu SBY bukanlah seperti presiden terdahulu yang melakukan banyak kejahatan kemanusiaan maupun moral jadi tidak ada alasan untuk menyuarakan penghinaan maupun kudeta penggulingan kekuasaan.
Sebagai bangsa yang sudah berusia 65 tahun, seharusnya kita semua banyak belajar dari pengalaman atau sejarah dimasa lalu. Pemerintahan yang bersih dan transparan seperti sekarang ini haruslah dapat dijaga dan diawasi agar tetap mampu berjalan dalam porosnya.
Kaum Mahasiswa yang merupakan calon Pemimpin bangsa dikemudian hari haruslah dapat menjadi suri tauladan bagi masyarakat, bukan sekedar demo tanpa tujuan yang jelas yang hanya bisa menuntut dan meminta perhatian kepada pemerintah, namun haruslah dapat berfikir apa sumbangsih yang bisa diberikan pada negeri ini.
Pemerintah tidak mungkin mampu mensejahterakan rakyat Indonesia yang jumlahnya lebih kurang 260 juta jiwa, namun bila setiap individu bangsa ini terutama golongan terpelajar seperti Mahasiswa mampu menghadirkan inovasi dan kreativitas di masyarakat maka negeri ini akan makmur tanpa dipenuhi para pencari kerja, gelandangan, pengemis bahkan koruptor.







0 komentar:

Posting Komentar

 
Powered by Blogger